Dua Pelatih Kompak Kritik Wasit

Dua Pelatih Kompak Kritik Wasit

BD - Milomir Seslija dan Aji Santoso sama sama kompak mengkritik kepemimpinan wasit Dwi Susilo yang memimpin laga pertandingan Arema melawan Persela, Senin (27/5). Laga tersebut dimenangkan Arema dengan skor 3-2.

Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso mengungkapkan wasit dalam memimpin pertandingan termasuk dalam golongan yang parah. 

"Saya pikir karena ini bulan puasa bisa lebih menahan diri tapi ternyata wasit parah lebih parah. Banyak sekali dirugikan," ucapnya.

Aji mengungkapkan wasit Dwi Susilo memang memiliki catatan buruk saat memimpin pertandingan Persela. Ia menceritakan saat melawan PSMS Medan pada Liga 1 musim 2018 lalu, tim Persela juga sering dirugikan.

"Saya akui kalah tapi saya tidak puas dengan wasit ini berkali kali dulu lawan PSMS juga pernah seperti ini," papar pelatih asli Malang ini.

Bekas pelatih Arema ini menegaskan harusnya Hamka Hamzah diberi kartu merah pada akhir babak pertama karena melakukan pelanggaran sebagai orang terakhir.

"Kalau kondisi normal saya pikir kami bisa imbang. Hamka harusnya kartu merah tapi mungkin wasitnya tidak mengerti aturan soal ini," tandasnya.

Keputusan wasit menurut Aji juga membuat mental pemain Persela menurun karena kerap kali dirugikan padahal permainan kedua tim terbuka dan enak ditonton.

Sementara itu, pelatih Arema FC, Milomir Seslija menilai wasit Dwi Susilo merusak bagusnya pertandingan. Pelatih yang akrab disapa Milo ini menilai harusnya Arema mendapatkan penalti karena pemain Persela handball di kotak penalti.

"Saya komplain karena wasit merusak pertandingan. Ada handball tapi tidak penalti kemudian kartu kuning babak pertama harusnya beberapa tak perlu," tegasnya.

 

Berita Terkait